Langgar Kecil di Tengah Berisik Pikuk Shinjuku

Di Shinjuku, Jepang ada suatu langgar yang dapat dipakai Mukmin apabila jalan- jalan ke mari. Masjidnya berdiri di area hiburan yang populer di Jepang.

Shinjuku ialah salah satu dari 23 area yang terletak di Tokyo. Tetapi area ini lebih menjurus ke tempat hiburan, bidang usaha, serta perbelanjaan di dekat Stasiun Shinjuku.

Jadi di area ini kalian hendak memandang gedung- gedung pencakar langit, bar- bar serta restoran kategori atas, tempat membeli- beli serta tempat karaoke. Tempat ini mulai marak dikala malam mulai menjelang.

Wisatawan di area ShinjukuTuris di area Shinjuku( Syanti Mustika atau detikcom)

Untuk wisatawan Mukmin pasti merasa waspada buat menciptakan santapan Hala di pusat hiburan malam Tokyo ini. Tidak butuh takut, di situ terdapat restoran Halal yang dapat wisatawan jumpai.

Sebagian durasi kemudian detikcom tiba ke Shinjuku, Jepang. Buat menciptakan restoran Halal ini tidak sangat susah, sebab plang gerai dengan lampu neon besar dapat dibaca nyata, bertuliskan Halal Curry. Lampu neon restoran Halal bercorak hijau.

Dibalik banyak aktivitas serta ramainya bumi malam di Shinjuku, di situ ada langgar yang dapat dipakai wisatawan Mukmin. Namanya Langgar Angkatan laut(AL) Jujur, yang Tujuan komplit terletak di 1 Chome- 3- 10 Kabukicho, Shinjuku City, Tokyo 160- 0021, Jepang. Jaraknya dekat 10 menit berjalan kaki dari Penginapan Gracery.

Langgar ini terdiri dari 3 lantai dengan ukurannya dekat 3, 4 x 4 m. Lantai awal tempat pintu masuk serta nampak semacam ruangan serbaguna. Di lantai 1 terdapat kamar kecil, tempat wudhu serta rak- rak buat meletakan dasar kaki.

Naik ke lantai 2, kalian hendak menciptakan ruangan doa buat wanita. Di mari ada rukuh yang dapat dipakai turis wanita buat doa.

Naik ke lantai 3, ini merupakan ruang doa buat laki- laki. Di lantai 3 kalian dapat menciptakan arena kecil serta rack novel mengenai beraneka ragam novel Islam. Pula terdapat jam dan kediaman yang membuktikan durasi doa di Tokyo.

Memanglah, langgar ini dapat dibilang kecil. Tetapi keberadaannya amat menolong turis Mukmin buat menunaikan ibadah doa.

Baca juga : Resmikan Langgar Ditjen Dukcapil, Tito Minta Jadi Tempat Membuat Karakter

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *